Driver Vanessa Angel Bermain Ponsel Sebelum Tabrakan Maut?

driver-vanessa-angel-bermain-ponsel-sebelum-tabrakan-maut Kondisi mobil yang ditumpangi Vanessa Angel.. (net)

PINDAINEWS -- Belum lama ini, jagat hiburan di Indonesia dikejutkan oleh meninggal dunianya aktris cantik yang membintangi puluhan Film Televisi (FTV), Vanessa Adzania alias Vanessa Angel.

Bersama suaminya, Febi Andriansyah, artis kelahiran 28 tahun silam itu meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tunggal pada ruas Tax On Location (TOL) Tol Jombang-Mojokerto Kilo Meter 672 arah Surabaya.

Dalam kecelakaan itu, Mitsubishi Pajero yang ditumpangi pasangan Vanessa Angel-Febi Andriansyah dan dikemudikan Tubagus Muhammad Joddy Prames Setya (Joddy), juga terdapat seorang baby sitter dan bocah berusia bawah lima tahun (balita) yang merupakan anak pasangan selebriti tersebut.

Mobil Mitsubishi Pajero putih itu hancur berantakan akibat menghantam tembok pembatas ruas TOL Jombang-Mojokerto yang berada pada bagian kiri jalan bebas hambatan itu.

Demi terungkapnya penyebab kecelakaan maut yang menyebabkan Vanessa Angel-Febi Andriansyah meninggal dunia itu, mengutip sejumlah sumber, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda0 Jatim menyatakan, pihaknya segera memeriksa Tubagus Muhammad Joddy Prames Setya (Joddy).

Langkah pertama, yaitu mengecek sebuah unggahan media sosial. Informasinya, beberapa saat sebelum kecelakaan maut itu, dugaannya, Jody sempat menggungah video.

Berdasarkan unggahan itu, kuat dugaan, saat mengemudi, Jody bermain media sosial pada telepon selularnya. Informasinya, Jody mengunggah video itu saat kendaraan melaju pada Kilometer 555 TOL Jombang-Mojokerto arah Surabaya.

Dalam unggahan itu, terlihat Jody mengemudikan Mitsubishi Pajero putih yang ditumpangi Vanessa Angel-Febi Andriansyah, bersama seorang baby sitter dan buah hati pasangan artis tersebut.

Pada unggahan Instagram Story itu, terungkap, Jody melajukan kendaraan Mitsubishi Pajero putih itu dalam kecepatan tinggi. Yakni, melebihi 100 kilometer per jam. Beberapa saat kemudian, kecelakaan maut terjadi.

"Saat memeriksa Jody kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kami mengumpulkan seluruh alat bukti. Hal itu menjadi dasar untuk memastikan penyebab kecelakaan," jelasnya.

Namun, aku Latif, hingga kini, pihaknya belum memeriksa Jody. Itu karena, jelas dia, Jody masih dalam tahap perawatan tim medis guna dan pemulihan kondisinya. Karenanya, ucap dia, pihaknya terus mendampingi dan mengawasi perkembangan serta kondisi Jody.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar