Tambah Kolam Retensi Jadi Jurus Bandung Antisipasi Banjir

tambah-kolam-retensi-jadi-jurus-bandung-antisipasi-banjir Kota Bandung tambah kolam retensi untuk antisipasi banjir.. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung -- Minimnya daerah resapan ditambah oleh kurang optimalnya drainase, kerap berakibat fatal bagi Kota Bandung ketika terjadi guyuran hujan. Yakni banjir.

Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan berbagai cara untuk menanggulangi dan mengantisipasi terjadinya banjir. Di antaranya, tahun depan, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Pemkot Bandung menambah kolam retensi.

Didi Riswandi, Kepala DPU Kota Bandung, menjelaskan, kolam retensi itu, satu di antaranya, berlokasi di kawasan Cisanggarung. Kolam retensi di kawasan itu, terangnya, untuk mengantisipasi dan menanggulangi banjir yang melanda beberapa titik, yaitu Cironggeng, Cikadut, Arcamanik, dan di Cingised.

"Saat ini, kami menuntaskan pembuatan kolam retensi di kawasan Jalan Bima," tandasnya, Kamis (25/11/2021).

Dia menyatakan, hingga kini, di Kota Bandung, terdapat delapan kolam retensi, yang cukup efektif meminimalisir banjir. Salah satunya, sebut dia,  berlokasi di Gedebage.

Ada beberapa kiat, bebernya, untuk menyikapi permasalahan banjir di Parisj van Java. Yakni, sebut dia, pembenahan aliran, optimalisasi titik-titik resapan, dan membangun area parkir air berkolam retensi.

Sayangnya, aku dia, ada hal yang masih menjadi kendala untuk merealisasikannya. Yakni, ungkap dia, ketersediaan lahan. "Jadi, kami ingin seluruh masyarakat Kota Bandung juga membuat sumur resapan," tukasnya.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar