Tahun Lalu, Jabar Raup PAD Bernilai Puluhan Triliun

tahun-lalu-jabar-raup-pad-bernilai-puluhan-triliun Pada 2021 , PAD J abar bernilai Rp 37 triliun.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Meski wabah Covid-19 masih melanda berbagai daerah, termasuk Jabar, ternyata, hal itu tidak menghalangi kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk menorehkan prestasi. Satu di antaranya, berkaitan dengan Pendapatan Asli Daeah (PAD).

Mengutip sejumlah sumber, pada periode 2021, Pemprov Jabar, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar mencatat, realisasi PAD bernilai Rp 37 triliun.

Nilai itu melebihi target awal, yakni sekitar Rp 36 triliun," tandas Dedi Taufik, Kepala Bapenda Jabar, Jumat (7/1/2022).

Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar dan Dinas Pariwisata-Kebudayaan (Disparbud) Jabar ini melanjutkan, ada beberapa sektor yang menjadi sumber PAD Jabar.

Di antaranya, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Tahun lalu, sebut Dedi, yang juga sempat menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cirebon, mengutarakan, tahun lalu, nominal PKB yakni sekitar Rp 8 triliun.

Sumber lainnya, lanjut dia, yakni Bea Balik Nama Kendaraan Bbermotor (BBNKB). Realisasi BBNKB pada 2021, sambungnya, yakni Rp 5 triliun.

Lalu, bagaimana dengan tahun ini?

Dedi menyatakan, pihaknya tentu merumuskan dan menyusun sejumlah rencana agar nilai PAD Jabar pada 2022 lebih bertumbuh.

Agar PAD Jabar 2022 bertumbuh, Dedi Taufik menegaskan, pihaknya berkoordinasi sejumlah pihak, termasuk Pemerintah Pusat, yakni merumuskan proyeksi perolehan pajak 2022, termasuk perolehan pajak di beberapa wilayah, serta pajak kendaraan.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar