Omicron Terus Mewabah, RSHS Lakukan Hal Ini

omicron-terus-mewabah-rshs-lakukan-hal-ini . (Twitter)

PINDAINEWS, Bandung - Publik di Indoensia, tidak terkecuali Jabar, wajib mewaspadai varian baru Covid-19 yakni Omicron. Pasalnya, di Indonesia, Omicron terus mewabah.

Buktinya, hingga 12 Januari 2022, data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, jumlah warga yang terpapar Omicron bertambah, yakni menjadi 572 orang.

Menyikapi hal itu, Kemenkes pun menggencarkan pola 3-T (Testing-Tracing-Treatment), utamanya, pada daerah-daerah yang berisiko penularan kasus.

Mengacu upaya-upaya Kemenkes mengantisipasi penyebaran Omicron, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasan Sadikin alias RSHS menyiapkan berbagai cara.

"Begitu WHO (The World Health Organization) menyatakan Omicron, kami melihat trennya bertambah. Tentu saja, kami melakukan berbagai hal sebagai upaya mencegah penyebaran kasusnya, utamanya di RSHS," tandas Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum, RSHS, drg. Muhammad Kamaruzzaman, Jumat (14/1/2022).

Kamaruzzaman mengungkapkan, ada beberapa upaya yang pihaknya siap lakukan untuk mengantisipasi wabah Omicron. Yakni, ungkapnya, memperketat skrining, terutama masyarakat Jabar. Caranya, jelas dia, meminta penanggung jawab wilayah melakukan skrining pada pintu masuk.

Bagi masyarakat yang memiliki catatan bepergian ke mencanegara yang terduga lokasi omicron, pihaknya meminta pemerintah daerah memperketat skrinning.

Secara internal, lanjutnya, pihaknya menyiapkan kamar terpisah bagi pasien suspek Omicron dengan pasien suspek Covid-19 lain. Upaya berikutnya, tambah dia, menyiapkan regulasi sesuai instruksi pemerintah.

Misalnya, sebut dia, melarang cuti pada periode 24 Desember 2021-2 Januari 2022. Pihaknya pun, tambah dia, mekomendasikan penggunaan masker yang tepat bagi para tenaga kesehatan.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar