Migran Wajib Miliki Ini Jika Ingin Tinggal di Bandung

migran-wajib-miliki-ini-jika-ingin-tinggal-di-bandung Petugas Pemkot Bandung mendata seorang pendatang.. (net)

PINDAINEWS, Bandung -- Tidak jarang, setiap usai perjalaan Mudik Idul Fitri 2022, banyak warga, termasuk yang tinggal di Kota Bandung, saat kembali ke Kota Kembang, membawa sejumlah kerabatnya untuk tinggal.

Alasan sederhana para  migran untuk tinggal di Kota Bandung adalah mencari penghidupan dan pekerjaan yang lebih layak. Namun, faktanya, tidak mudah mencapainya.

Karena itu, sebagai upaya pendataan penduduk pendatang pasca Idul Fitri 2022, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan berbagai upaya.

Di antaranya, selain menggelar Operasi Simpatik pada sejumlah titik kedatangan, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Pemkot Bandung meminta para pendatang supaya membuat Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS).

Khusus Operasi Simpatik, rencananya, bergulir pada 8-10 Mei 2022. Lokasinya, dua terminal, yaitu Leuwipanjang dan Cicaheum, plus satu stasiun, yaitu Kiaracondong.

"Berdasarkan hasil operasi yang sama sebelumnya, para pendatag itu beralasan, mayoritas mencari pekerjaan dan menjalani pendidikan," tandas Tatang Muhtar, Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Minggu (8/5/2022).

Soal SKTS, Tatang menjelaskan, surat itu peruntukannya bagi kaum migran yang berniat menetap di daerah lain. Masa berlakunya satu tahun. Namun, setiap tahunnya, para pendatang bisa memperbarui masa berlaku SKTS.

Pembuatan SKTS, jelas dia, mengacu pada Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) 14/2015 dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung 4/2015.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar