Tiga Pelancong Tewas di Pantai Selatan Sukabumi

tiga-pelancong-tewas-di-pantai-selatan-sukabumi Wisatawan di Pantai Santolo Garut.. (net)

PINDAINEWS -- Berwisata atau berpiknik menjadi sebuah agenda untuk melepas penat. Namun, saat berekreasi, tetap wajib berhati-hati dan waspada. Hal itu sebagai sebuah cara jitu mengantisipasi berbagi hal negatif.

Pasalnya, tidak jarang, momen wisata berakhir duka karena tewasnya wisatawan pada destinasi pariwisata. Peristiwa tewasnya wisatawan pun terjadi pada Pantai Selatan Sukabumi.

Mengutip sejumlah sumber, data Kepolisian Perairan dan Udara (Polrairud) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi menunjukkan, selama libur Idul Fitri 2022, tiga orang wisatawan tewas pada Pantai Selatan karena tenggelam.

Tiga wisatawan yang teeas itu di antaranya bocah berusia tujuh tahun, Gibran, warga Kampung Nyalindung, Kecamatan Cicurug. Bocah ini tewas karena tenggelam di Pantai Rawakalong, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (4/5/2022). Petugas menemukan jasadnya pada Kamis (5/5/2022).

Lalu, warga Pancoran, RT 02/06, Kota Depok, Moh Fajar Risky, yang tenggelam di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Sabtu (7/5/2022).

Berikutnya, Yoga Pamungkas, warga Kampung Cibadakpondok, RT 002, RW 001, Kelurahan Kayumanis Kota Bogor, yang tenggelam di Pantai Kebonkalapa Karanghawu, Kamis (5/5/2022). Petugas menemukan jasadnya pada 8 Mei 2022.

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tenda Sukendar, Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polres Sukabumi, mengemukakan, pihaknya menyerahkan seluruh jasad korban kepada keluarganya masing-masing.

Pada sisi lain, selama libur Idul Fitri 2022, lanjut dia, pihaknya pun menyelamatkan beberapa wisatawan yang tenggelam pada beberapa titik wisata pantai selatan Sukabumi.

Umumnya, jelas dia, para wisatawan tidak memedulikan imbauan penjaga pantai, termasuk tidak memperhatikan sejumlah rambu. MIsalnya, jelas dia, tetap berenang pada area terlarang karena waran berombak tinggi dan berarus bawah laut deras.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar