Di Pantura Subang, Tiga Kendaraan Bertuburukan, Tiga Tewas

di-pantura-subang-tiga-kendaraan-bertuburukan-tiga-tewas Sebuah kendaraan yang hancur dalam kecelakaan di Pantura Cirebon.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Sepertinya, jalur tengkorak bagi ruas Pantai Utara (Pantua) masih berpredikat jalur tengkorak. Pasalnya, pada ruas jalur yang menghubungkan beberapa provinsi, yakni Banten, Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Jabar, Jateng, dan Jatim itu, kerap terjadi kecelakaan maut.

Terkini, pada Selasa (10/5/2022), sebuah kecelakaan maut terjadi pada ruas Pantura Subang. Dalam kecelakaan di Pantura Subang itu, tiga kendaraan, yakni bus, truk, dan angkutan tiga perempat yang lazin disebut masyarakat sebagai Elf,  terlibat tabrakan hebat. Tiga orang tewas dalam kejadian ini.

Informasinya, kecelakaan maut itu diawali oleh tertabraknya bagian belakang angkuta Elf bernomor polisi G-1220-HG oleh bus bernomor polisi AD 1458 BR, saat hendak berputar ke Jalur Pantura wilayah Subang menuju arah Cirebon.

Hantaman keras bus itu menyebabkan angkutan Elf nahas itu terguling sampai jaur berlawanan. Lau, angkutan Elf itu terhantam lagi oleh truk bernomor polisi B 9004 ZXR, yang melaju dari arah timur.

Kabarnya, kecelakaan itu tidak hanya menewaskan tiga orang, tetapi juga belasan orang lainnya terluka. Para korban luka langsung memperoleh perawatan fasilitas kesehatan terdekat.

Inspektur Dua Suharyadi, Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Subang, menyatakan, pihaknya masih melakukan olah lokasi kejadian. Pihaknya pun, sambung dia, masih memeriksa sejumlah saksi.

Suharyadi mengungkapkan, pihaknya baru mengidentifikasi dua di antara tiga korban tewas. Keduanya yakni Sulaeman (16) dan Saum (36), warga Tegal Jateng. Satu korban tewas lainnya adalah wanita.

Sedangkan para korban luka, lanjut dia, pihaknya masih mengidentifikasi mereka, termasuk seorang wanita yang merupakan korban tewas lainnya.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar