Triwulan I, Keuntungan PT Jasa Marga Bernilai Rp 392 Miliar

triwulan-i-keuntungan-pt-jasa-marga-bernilai-rp-392-miliar Sebuah ruas TOL di Indonesia.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Banyak hal yang mengindikasikan perekonomian nasional terus menggeliat pasca hantaman Covid-19. Di antaranya, tercermin pada kinerja sejumlah korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya, PT Jasa Marga Tbk (Persero).

Mengutip sejumlah sumber, dalam keterangan resminya, pada triwulan I 2022, PT Jasa Marga Tbk (Persero) mencatat performa yang bergerak positif. Hal itu terlihat pada perolehan laba bersihnya.

Pada triwulan I 2022, laba bersih yang diraup PT Jasa Marga Tbk (Persero( bernilai Rp 392,8 miliar. Artinya, secara tahunan, perolehan laba PT Jasa Marga Tbk (Persero) menggeliat 142,7 persen.

Pada tiga bulan perdana tahun ini, PT Jasa Marga Tbk (Persero) meraup income usaha bernominal Rp 3,2 triliun. Angka itu 16 persen lebih baik daripada pencapaia periode sama tahun lalu.

Kontributor terbesar yakni income Tax On Location (TOL) yaini bernilai Rp 2,9 triliun. Secara tahunan, income TOL bergerak positif 15,7 persen. Sisanya, merupakan kontribusi income usaha lain, yakni bernilai Rp 257,8 miliar.

Bergairahnya kinerja PT Jasa Marga Tbk (Persero) itu berkat bertambahnya penanganan operasional ruas TOL.

Antara lain, Ruas TOL Manado-Bitung Danowudu-Bitung yang berjarak tempuh 13,42 kilo meter, yang merupakan seksi akhir TOL Manado-Bitung yang operasionalnya pada September 2020, Ruas TOL Manado-Danowudu berjarak tempuh 26,3 kilo meter.

Awal tahun ini, melalui konsorsiumnya, PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC), sebuah korporasi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Konsorsium BUMN-swasta meneken Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ruas TOL yang bernilai investasi Rp 56 triliun dan berjarak tempuh 206,65 kilo meter serta merupakan ruas terpanjang di Indonesia, TOL Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getasci).

Secara kumulatif, hingga triwulan I 2022, PT Jasa Marga Tbk (Persero) mengoperasikan ruas TOL berjarak tempuh total 1.260 kilo meter.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar