Eks Napi Teroris Culik Sepuluh Anak. Kini Ditahan Polisi

eks-napi-teroris-culik-sepuluh-anak-kini-ditahan-polisi . (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Para orang tua, sebaiknya, lebih intens mengawasi dan menjaga putera-puterinya. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, cukup marak terjadi aksi penculikan. Seperti yang terjadi di Bogor.

Di wilayah penyangga Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta itu, setidaknya, sekitar 10 orang anak menjadi korban penculikan. Kuat dugaan, pelaku penculikan, yang sudah diringkus Kepolisian Resor (Polres) Bogor, merupakan eks narapidana (napi) terorisme.

Mengutp sejumlah sumber, jajaran Polres Bogor, belum lama ini, meringkus pria berinisial ARA. Kuat dugaan, pria berusia 27 tahun ini menjadi pelaku penculikan sekitar 10 orang anak.

"Lokasi penculikanya, yakni wilayah Kabupaten Bogor, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan,  dan Tangerang Selatan. Pelaku mengaku eks napi terorisme," tandas Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iman Imanuddin, Kepala Polres Bogor.

Selain meringkus ARA, ujarnya, pihaknya pun menyelamatkan 10 orang anak-anak. Saat ini, ke-10 bocah itu, jelasnya, berada di wilayah Senayan Jakarta Selatan.

Modus penculikan itu, ungkapnya, ARA berpura-pura sebagai polisi dan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Dalam setiap aksinya, ARA menegur calon korbannya yang tidak bermasker. Lalu, katanya, tersangka membawa korbannya  yang tidak bermasker itu.

Iman mengatakan, pihaknya terus menyelidiki dan mengusut kasus penculikan itu, termasuk motifnya. Pemeriksaan intensif terhadap ARA, yang mengaku tiga kali melakukan aksi pidana,  pun, lanjutnya, pihaknya lakukan.

Soal aksi terorisme, Iman Imanuddin mengemukakan, ARA, yang tercatat sebagai warga Kota Depok, selama tujuh bulan, menjadi peserta pelatihan teroris di Poso, Sulawesi Tengah.

Iman Imanuddin menambahkan, tidak tertutup kemungkinan, penculikan anak-anak itu berkaitan dengan upaya terorisme. 

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar