Walah, Ratusan Laporan Gratifikasi Diterima KPK pada Idul Fitri 2022

walah-ratusan-laporan-gratifikasi-diterima-kpk-pada-idul-fitri-2022 KPK terima ratusan pelaporan gratifikasi pada momen Idul Fitri 2022.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Sebagai upaya mengantisipasi sikap korup, semisal gratifikasi, para pejabat publik tidak boleh menerima hadiah atau pemberian dalam bentuk dan momen apa pun, termasuk Idul FItri. Pasalnya, itu termasuk gratfikasi.

Ternyata, pada Idul Fitri 2022, dugaannya, terjadi ratusan gratifikasi. Hal itu mengacu pada pelaporan yang diterima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mengutip sejumlah sumber, informasinya, KPK menerima sekitar 395 pelaporan barang atau obyek gratifikasi selama Idul Fitri 2022. Perkiraannya, nominalnya hampir mencapai Rp 275 juta.

"Ratusan pelaporan itu terdiri atas 367 pelaporan penerimaan. Sisanya, 28 pelaporan penolakan gratifikasi," tandas Ipi Maryati Kudin, Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Pencegahan KPK, Selasa (17/5/2022).

Seluruh pelaporan itu, jelasnya, menckaup tujuh obyek cindera mata atau plakat, yang prediksinya, bernominal sekitar Rp 4,3 juta. Lalu, berupa 268 objek berupa karangan bunga, makanan, dan minuman. Nominalnya sekitar Rp 153 juta.

Selanjutnya, berupa sembilan obyek berbentuk uang, voucher, logam mulia. Perkiraannya, bernominal sekitar Rp 32,2 juta. Selain itu, ada juga pelaporan 111 objek bentuk lainn, yang prediksi nilainya sekitar Rp 83,.7 juta.
Sebagian benda dan barang-barang yang tercantum dalam ratusa pelaporan itu, ujarnya, pihaknya terima. Sebagian lainnya, lanjut Ipi, masih dalam proses pengiriman.

"Kami masih membuka dan menerima pelaporan gratifikasi lainnya. Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang melaporkannya (penerimaan dan penolakan gratifikasi),"  tutupnya.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar