Ada Tersangka Baru Korupsi Ekspor CPO

ada-tersangka-baru-korupsi-ekspor-cpo Tersangka dugaan korupsi ekspor CPO, LCW (rompi pink).. (net)

PINDAINEWS -- Mahalnya harga jual minyak goreng (migor) menjadi dasar pemerintah menerapkan pelarangan ekspor Crude Palm Oil (CPO). Hal itu sebagai upaya menjaga stabilitas harga jual migor.

Akan tetapi, pelarangan itu tetap tidak digubris sejumlah oknum. Buktinya, jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung) menduga adanya dugaan korupsi izin ekspor CPO.

Kabar terbaru, mengutip sejumlah sumber, Kejagung menetapkan satu orang tersangka baru dugaan korupsi izin ekspor CPO dan turunannya, termasuk minyak goreng.

"Tersangka baru itu berinisial LCW alias WH, seorang swasta. Tersangka merupakan ososk perbantuan Kementerian Perdagangan, " tandas Sanitiar Burhanuddin, Jaksa Agung, Selasa (17/5/2022).

Kabarnya, sosok tersangka baru itu mengarah pada Lin Che Wei alias Weibinanto Halimjati. Nama sosok itu beberapa kali menjadi saksi dalam pemeriksaan Kejagung.

Sanitiar Burhanuddin mengemukakan, kuat dugaan, peran LCW yakni mengondisikan izin ekspor pada beberapa korporasi.  Aksinya itu, lanjut dia, dugaannya, dilakukan LCW Hal itu bersama tersangka Indrasari Wisnu Wardhana, yang merupakan Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan.

Seiring dengan tampilnya LCW sebagai tersangka, berarti, secara total, selain Indrasari Wisnu Wardhana, Kejagung menetapkan tiga sosok lainnya sebagai tersangka.

Mereka yakni Master Parulian Tumanggor, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia. Lalu, Stanley MA, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group. Satu lainnya, adalah  General Manager General Affair PT Musim Mas, Picare Tagore Sitanggang.

Sosok berinsial LCW alias WH merujuk pada Lin Che Wei alias Weibinanto Halimjati. Berdasarkan rilis Pusat Penerangan Hukum Kejagung. Lin Che Wei Hmerupakan penasihat kebijakan-analisa Independent Research & Advisory Indonesia.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar