Rekening Sultan Milik Tersangka Robot Trading Bernilai Puluhan Miliar

rekening-sultan-milik-tersangka-robot-trading-bernilai-puluhan-miliar Robot trading.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Maraknya pelaporan dan pengaduan dugaan penipuan bermodus robot trading, membuat para penegak hukum dan sejumlah lembaga lainnya bereaksi keras. 

Hasilnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meringkus beberapa tersangka Robot Trading Fahrenheit. Mereka yakni Hendry Susanto (HS), selaku pejabat perusahaan pengelola Robot Trading Fahrenheit, PT FSP Akademi Pro, dan empat orang lainnya, yang berinisial D, ILJ, DBJ, serta MF.

Sebagai bagian upaya pengungkapan, Badan Reserse-Kriminal Polri pun bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Mengutip sejumlah sumber, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Gatot Repli Handoko, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri, mengemukakan, PPATK memblokir beberapa rekening tersangka Robot Trading Fahrenheit.

Terungkap, kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko, dana pada rekening tersangka Robot Trading Fahrenheit tergolong sultan karena nilainya puluhan miliar rupiah, yakni sekitar 70 miliar.

Pihaknya, tegas dia, bersama perbankan, segera bertindak tegas, yakni menyita dana Rp 70 miliar itu sebagai barang bukti. Dana Rp 70 miliar itu pun, lanjutnya, sebagai pengembalian kerugian korban.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan, modus para tersangka Robot Trading Fahrenheit yakni mempromosikan aktivitas investasi bodong itu melalui media sosial untuk menjerat para korbannya yang berminat berinvestasi.

Para korban yang berinvestasi, tuturnya, menyetorkan dananya pada rekening D. Secara keseluruhan, sebutnya, korban investasi bodong Robot Trading Fahrenheit melebihi 100 orang.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar