Hati-Hati, Ada Indikasi PMK Mulai Menyebar di Kota Bandung

hati-hati-ada-indikasi-pmk-mulai-menyebar-di-kota-bandung Pemeriksaan PMK pada seekor sapi.. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung  - Kekhawatiran masyarakat tentang menyebarnya Penyakit Mulut-Kuku (PMK) hewan ternak, termasuk hewan-hewan kurban di Kota Bandung, mulai terbukti. Pasalnya, sebanyak 10 sapi terindikasi PMK).

Informasinya, indikasi ke-10 ekor sapi terkena PMK bersumber pada sampling 49 ekor sapi dalam sebuah pengetesan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung.

"Masyarakat harus tetap tenang karena PMK belum menyebar di Kota Bandung. Ke-10 ekor sapi itu baru terindikasi, belum terpapar PMK," tandas Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Ema Sumarna, di Balai Kota Bandung, Senin (23/5/2022).

Meski demikian, lanjutnya, berdasarkan gejala klinis, pihaknya  menduga apa yang dialami ke-10 ekor sapi itu mengarah pada PMK. Jadi, tegasnya, secara intensif, pihaknya memeriksa dan mengambil sampling hewan-hewan tersebut.

"Kami masih menunggu hasil labnya. Apakah hewan itu positif atau tidak (PMK).," sahutnya.

Soal ketersediaan sapi, Ema mengemukakan, saat ini, Kota  Bandung memiliki stok sapi 980 ekor sapi pada 49 peternakan. Ketersediaan domba, sambungnya sekitar 5 ribu ekor pada sekitar 150 peternak.

Berkenaan dengan kebutuhan sapi dan domba pada Idul Adha 2022, Ema mengatakan, dalam kondisi normal, kebutuhan sapi dan doma, masing-masing sekitar 5 ribu dan 15 ribu ekor.

Sedangkan pada periodisasi Covid-19, yakni 2020-2021, rata-rata, sebutnya, kebutuhan sapi dan domba sekitar 3.500 dan 12.500 ekor.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengakui adanya temuan indikasi positif PMK 10 ekor sapi pada peternakan Babakan Ciparay, 21 Mei 2022.

Pihaknya, jelas dia, mengimbau peternakan supaya tidak mendatangkan sapi dari daerah yang terindikasi terkena wabah PMK. Dugaannya, kata dia, secara diam-diam, peternakan itu mendatangkan 10 ekor sapi itu dari daerah luar Kota Kembang, yang indikasinya, terlanda PMK.

Dia mememberkan, sebelum Idul Adha 2022, pihaknya memvaksin seluruh hewan kurban. Namun, prioriutas vakinsasi hewan kurban yakni daerah berkatagori zona merah atau yang terdapat banyak kasus PMK.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar