Ada One Way pada Jalur Puncak Bogor

ada-one-way-pada-jalur-puncak-bogor Polisi terapkan one-wa ypada jalur Puncak-Bogor.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Adanya izin pemerintah bagi masyarakat untuk beraktivitas secara normal seiring dengan kian berkurangnya kasus aktif Covid-19, tentunya, memperoleh respon luar biasa.

Satu buktinya, pada periode Idul Fitri 2022, masyarakat ramai-ramai melakkan perjalanan mudik. Tentu saja, kondisi itu menimbulkan kepadatan dan kemacetan arus lalu lintas di sejumlah wilayah, tidak terkecuali Jabar.

Bertepatan dengan libur nasional memperingati Kenaikan Isa Almasih, Kamis (26/5/2022), jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di berbagai daerah besiaga penuh untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan dan kemaceta narus lalu lintas, yang satu di antaranya, pada ruas Puncak-Bogor.

Sebagai upaya antisipasi kemacetan jalur Puncak-Bogor, mengutip sejumlah sumber, Kepolisian Resor (Polres) Bogor, hari ini, memberlakukan rekayasa lalu lintas pada ruas Puncak-Bogor, khususnya arah Puncak, yakni pola one-way.

Penerapan one-way karena volume kendaraan menuju kawasan Puncak tergolong padat. Kendaraan pribadi berpelat nomor Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dan iring-iringan bus pariwisata yang dominan.

"Benar. Hari ini, sejak pukul 09.00 WIB, kami menerapkan pola one-way pada jalur Puncak-Bogor arah Puncak," tandas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dicky Anggi Pranata, Kepala Satuan Lalu LIntas (Satlantas) Polres Bogor, Kamis (26/5/2022).

Perwira pertama Polri ini meneruskan, indikasi bertambahnya volume kendaraan yang melintasi jalur itu terlihat sejak hari sebelumnya. Karena itulah, sahut dia, pihaknya menerapkan rekayasa agar kepadatan lalu lintas terurai.

Selain one-way, ujarnya, pihaknya pun memberlakukan sistem contra-flow. Hal itu, terangnya, agar masyarakat yang menuju Sukabumi atau Ciawi tidak terganggu arus yang mengarah Puncak.

Pola lainnya, tambah dia, pihaknya pun memberlakukan sistem  ganjil-genap. Pemberlakuannya pada 24 Mei 2022 pulul 14.00 WIB hingga .29 Mei 2022.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar