Jumlah Calon Haji Indonesia yang Tiba di Tanah Suci Bertambah

jumlah-calon-haji-indonesia-yang-tiba-di-tanah-suci-bertambah Sekitar 82 ribu calon haji Indonesia tiba di Tanah Suci.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Umat muslim di tanah air, patut bersyukur karena tahun ini, ibadah haji bisa bergulir meskipun pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Pada Musim Haji 2022, hingga kini, jumlah calon haji asal Indonesia yang tiba di Tanah Suci terus bertambah.

Mengutip sejumlah sumber, data Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia menunjukkan, secara total, tahun ini, kuota Musim Haji 2022 bagi Indonesia sebanyak 100.061 orang. Hingga 29 Juni 2022 malam, sebanyak 82.437 orang calon haji asal Indonesia di Tanah Suci.

Bertambahnya jumlah calon haji yang tiba di Tanah Suci merupakan gelombang kedua. Mereka landing di Bandar Udara (Bandara) Jeddah.
KUH Indonesia menyatakan, batas akhir kedatangan para calon haji yakni 3 Juli 2022. Setelah itu, pemerintah Arab Saudi tidak lagi menerima kedatangan para calon haji.

Kabar lainnya, Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Mekkah menginformasikan, pada 29 Juni 2022, dua calon haji wafat.

Dua calon haji yang wafat pada 29 Juni 2022 itu yakni Norlius Ilyas Intan Kayo yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 Embarkasi Batam dan Anta Misda Jiam yang termasuk Kloter 11 Embarkasi Jakarta-Bekasi.

KKHI Doker Mekkah menyatakan, kedua calon haji yang wafat itu sempat menjalani perawatan. Penyakit jantung yang menjadi penyebab wafatnya kedua calon haji tersebut.

Ini berarti, secara total, sebanyak 16 orang calon haji asal Indonesia wafat di Tanah Suci. Delapan orang calon haji wafat di Mekkah. Sisanya, wafat di Madinah dan Jeddah.

Sedangkan jumlah calon haji yang dalam kondisi sakit dan menjalani rawat inap KKHI  Mekkah sebanyak 67 orang.

Secara kumulatif, KKHI Mekkah merawat 731 orang calon haji. Sebanyak 531 orang calon haji di antaranya melakoni rawat jalan. Sisanya, opname. Mayoritas calon haji yang menjalani opname mengidap penyakit jantung. Beberapa lainnya memiliki faktor risiko diabetes dan hipertensi.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar