Anunya Dipasangi Cincin, Endingnya Minta Bantuan Damkar

anunya-dipasangi-cincin-endingnya-minta-bantuan-damkar . (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS --  Ada-ada saja kelakuan unik, aneh, dan nyleneh warga +062. Salah satunya dilakukan seorang pria asal Kabupaten Cilacap.

Entah apa yang ada dalam benak pria itu. Kabarnya, saat mandi, warga Kecamatan Wanareja ini, secara iseng, memasang cincin pada "anu" nya. Hasilnya,  keisengannya ini berakibat fatal.

Selama empat hari, cincin tersebut nyangkut pada kemaluannya selama empat  hari. Otomatis, pria ini mengalami kesengsaraan yang luar biasa. Keluarganya sempat membawa pria itu ke sebuah rumah sakit untuk melepas cincin yang "menghiasi" kemaluannya itu.

Namun, berbagai upaya untuk melepas cincin itu kandas. Karena iba dan khawatir, warga pun menghubungi dan meminta bantuan Dinas Kebakaran Wilayah Majenang agar cincin itu terlepas.

Mengutip sejumlah sumber, Supriyadi, Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Cilacap, menjelaskan, untuk menolong pria iseng itu, pihaknya menugaskan beberapa personil.

"Yang menginformasikan dan menghubungi kami adalah kerabat dekat korban, yakni adik kandungnya," tandas dia.

Sang adik, jelas dia, mengatakan, selama empat hari, kakaknya menderita karena cincin yang melinkar pada kemaluannya sangat sulit terlepas meksipun meminta pertolongan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang.

Karena upaya melepas cincin kandas, lanjutnya, pihak keluarga membawa korban kembali ke kediamannya. Supriyadi mengatakan, kondisi korban memang memprihatinkan. Pria itu, jelasnya, tidak hanya tidak bisa berjalan, tetapi juga sangat kesakitan.

Slamet Riyanto, petugas Pemadam Kebakaran yang turut menolong korban, mengaku risih saat menolong korban. "Ini hal yang unik dan pertama kalinya," tuturnya.

Dia mengatakan, butuh waktu sekitar 60 menit untuk melepas cincin yang terpasang pada pangkal paha tersebut. Bersama beberapa rekannya, kata dia, proses melepas cincin menggunakan gerinda.

Akhirnya, cincin besi berlapis dua bertebal sekitar 1 milimeter dan berdiameter sekitar dua sentimeter itu terlepas.

Saat terlepas, ujarnya, kelamin korban lecet. Kemungkinan besar, ujarnya, cincin itu menghambat aliran darah. Akibatnya, sambungnya, korban kesakitan dan sangat sulit, bahkan tidak bisa berjalan.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar