Catat, Ini Sejumlah Platform yang Diblokir Pemerintah

catat-ini-sejumlah-platform-yang-diblokir-pemerintah Amazon, salah satu plattform yang diblokir pemerintah.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Berbagai regulasi ditebritkan pemerintah guna mengatur berbagai sektor. Satu di antaranya, regulasi yang berkaitan dengan tata kelola sistem digital di tanah air.

Regulasinya, yakni setiap platform wajib terdaftar dalam Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Berdasarkan hal itu, mulai 30 Juli 2022, pemerintah memblokir sejumlah platform digital karena belum terdaftar pada PSE.

Mengutip sejumlah sumber, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), tata kelola sistem digital di tanah air berdaarkan pada Undang Undang (UU)  Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Artinya, UU ITE merupakan sebuah pendeklarasian ruang digital. Selain itu, juga dasar untuk menata ruang digital agar lebih kondusif," tandas Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Minggu (31/7/2022).

Dia menjelaskan, dua regulasi terbitan pemerintah menjadi payung hukum turunan UU ITE berkaitan dengan pendaftaran PSE.

Yaitu, sebutnya, Peraturan Pemerintah (PP) 71/2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik. Lalu, sambungnya, Peraturan Menteri Kominfo (Permenkominfor) 5/2020 tentang PSE Lingkup Privat.

Berikut Platform yang terkena pemblokiran Kemenkomfinfo
1. Steam

Plattform digital khusus game produk Valve Corporation.

2. Epic Games
Plattform digital game produk Tim Sweeney selaku Potomac Computer Systems di Potomac Maryland Amerika Serikat (AS)

3. Dota
Plattform game on-line yang hadir pertama kali pada 2006

4. Amazon
Plattform e-commerce yang berbasis di Seattle AS

5. PayPal
Plattform untuk melayani transfer online

6. Yahoo
Plattform multi-fungsi seperti halnya google, yang terdiri atas sarch engine, Yahoo News, Yahoo Mail, Yahoo Answer, dalm lainnya, termasuk Yahoo Finance

7. Bing
Plattform pencarian dan penelusuran web (search engine) yang dinaungi Microsoft

8. Counter Strike: Global Offensive
Plattform game
yang dikembangkan Valve Corporation dan Hidden Path Entertainment

9. Battlenet
Plattform game video on-line produksi Blizzard Entertainment

10. Origin
Plattform video game on-line produksi Electronic Arts

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar