Cara Bank BJB Geliatkan Ekonomi Perdesaan

cara-bank-bjb-geliatkan-ekonomi-perdesaan Bank BJB sinergi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dewsa Jabar.. (pindainews/ISTIMEWA)

PINDAINEWS -- Perkembangan ekonomi, idealnya, berlangsung secara menyeluruh sampai perdesaan. Karena itu, demi terciptanya geliat ekonomi perdesaan, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb punya cara.

Yakni menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jabar. Sinergi itu tertuang dalam penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) di Hotel De Braga Bandung.

Kerja sama ini yang dihadiri Direktur Komersial dan Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM) bank bjb, Nancy Adistyasari, Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb, Denny Mulyadi, Pemimpin Divisi Hubungan Kelembagaan bank bjb, Isa Anwari, Pemimpin Divisi Kredit Ritel,  Rudy Purwadi, Executive Business Officer, Jadi Kusmaryadi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM Desa) Jabar, Dicky Saromi, dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUKM) Jabar, Kusmana Hartadji.

Isi kerja samanya mencakup peningkatan Indeks Desa Membangun melalui optimalisasi peran Patriot Desa.

Dalam kerja sama ini, masyarakat yang dibina para Patriot Desa yang kni berjumlah 200 orang dan tersebar di 19 kabupaten dan satu kota erta merupakan program Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Jabar sejak 2019, memperoleh literasi dan inklusi keuangan melalui produk perbankan.

Harapannya, melalui literasi keuangan, kerja sama ini lebih menggeliatkan Indeks Desa Membangun (IDM) desa. Selain itu, juga tercipta ekononomi desa, melaluihadirnya kemudahan akses program Kredit Masyarakat Ekonoimi Sejahtera (MESRA) bank bjb maupun fasilitas perbankan lainnya.

"Para Patriot Desa merekomendasikan masyarakat desa yang mereka bina agar bisa mengakses kredit bjb MESRA dan produk perbankan lainnya," tandas Nancy Adistyasari.

Dia mengatakan, bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, pihaknya memiliki visi dan misi yang sama. Yakni, tegas dia, lebih menyejahterakan masyarakat.

Pihaknya berharap, cetus dia, kerja sama ini terus b erkembang dan berdampak positif bagi masyarakat secara langsung.

Pihaknya, tegas dia, pun berkomitmen mendukung program-program yang bernilai tambah bagi masyarakat, khsusunya perdesaan, melalui berbagai program. Antara lain, digitalisasi desa dan penyaluran Kredit MESRA.

Soal kinerja Kredit MESRA, Nancy Adityasari mengungkapkan, hingga Agustus 2022, penyalurannya mencakup 1.059 desa dan diterima oleh 10.587 penerima manfaat. Nilai totalnya, ujar dia, Rp 43,5 miliar.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar