Tahun Depan, EV Jadi Kendaraan Dinas Pemprov Jabar

tahun-depan-ev-jadi-kendaraan-dinas-pemprov-jabar Hyundai IONIQ 5-N.. (Twitter)

PINDAINEWS, Bandung -- Keseriusan pemerintah untuk merealisasikan program Net Zero Emision (NZE) pada 2060 sangat besar. Karenanya, agar rencana dan target itu terealisasi, pemerintah mendukung perkembangan Electric Vehicle (EV).

Satu bentuknya, menginstruksikan pemerintah-pemerintah daerah agar menggunakan kendaraan elektrik sebagai fasilitas untuk mendukung mobilitas operasional.

Sebagai tindak lanjutnya, tahun depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar siap menggunakan EV sebagai kendaraan operasional.

Ai Saadiyah Diwdaningsih, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar, menyatakan, penggunaan EV sebagai kendaraan dinas Pemprov Jabar berlangsung secara bertahap.

"Tahun depan, sebanyak 26 instansi Pemprov Jabar mulai memakai EV sebagai kendaraan dinas," tandasnya.

Ai Saadiyah meneruskan, instansi-insansi itu antara lain, sejumlah biro, dinas, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar.

Dia menilai, penggunaan EV oleh instansi Pemprov Jabar menjadi cara untuk lebih menyosialisasikan kendaraan go green itu kepada publik.

Selain itu, lanjutnya, juga membuktikan komitmen Pemprov Jabar mendukung terealisasinya program dekarbonisasi yang targetnya tercapai pada 2060.

Dia menjelaskan, pemanfaatan dan penggunaan EV sebagai kendaraan dinas mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) 7/2022. Isinya, jelas dia, tentang penggunaan EV berbasis Battery Electric Vehicle (BEV) baik sebagai kendaraan dinas Operasional, maupun perorangan dinas-instansi Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah.

Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar 2023, Pemprov Jabar mengalokasikan dana untuk menyewa 26 unit EV sebagai kendaraan dinas.

Opsi menyewa, terangnya, karena Kementerian Keuangan belum mengubah standar biaya mobil dinas pada pemanfaatan EV.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar