Industri Asuransi Nasional Punya Aset Berimpah

industri-asuransi-nasional-punya-aset-berimpah . (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Meski tidak seagresif perbankan, industri asuransi tanah air terus menunjukkan geliat perkembangannya. Satu indikatornya tercermina pada nilai aset.

Mengutip sejumlah sumber, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan, secara total, hingga semester I 2022, total aset industri asuransi di Indonesia bernilai Rp 1.675,8 triliun, Secara tahunan, nilai aset itu menggeliat 13,2 persen.

Perkembangan terbesar yakni pada sektor life insurance (asuransi jiwa), yakni secara tahunan 7,9 persen. Nominal aset life insurance hingga triwulan II 2022 yakni pada posisi Rp 559,5 triliun atau berkontribusi 36 persen.

Terbesar berikutnya adalah asuransi umum. Secara tahunan, hingga paruh awal 2022, perkembangannya yakni 7,2 persen atau menjadi Rp 196,6 triliun. Pencapaian itu berarti kontribusi asuransi umum pada level 12 persen.

"Untuk reasuransi, perkembangan aset secara tahunan yakni 13,8 persen atau menjadi Rp 33,7 triliun. Kontribusinya 2 persen," tandas Trinita Situmeang, Wakil Ketua Bidang Statistik, Riset dan Analisa DPP AAUI.

Pada sisi lain, Trinita Situmeang mengutarakan, hingga semester I 2022, total premi asuransi bernominal Rp 266 triliun. Secara tahunan, jelasnya, nilai itu berkembang 2,8 persen.

Life Insucance, sambungnya, tetap berkontribusi premi asuransi terbesa, yakni 32 persen. Nominalnya, sebut dia, Rp 85,1 triliun.

Diikuti, ucapnya, asuransi umum, yang kontribusinya 17 persen. "Nilainya, Rp 45,8 triliun atau berkembang 18,7 persen," sahutnya.

Sedangkan re-asuransi, imbuh dia, kontribusinya 5 persen. Walau begitu, sahutnya, perkembangannya sangat positif, yakni 13,5 persen. Posisi nilainya, kata dia, Rp 13,6 triliun.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar