Realisasikan NZE 2060, Indonesia Butuh Cuan Bernilai Fantastis

realisasikan-nze-2060-indonesia-butuh-cuan-bernilai-fantastis . (Twitter)

PINDAINEWS -- Sebagai upaya menjaga kelestarian alam dna lingkungan, banyak negara yang menggelorakan pola go green. Begitu juga dengan Indonesia.

Demi terjaganya kelestarian alam, pemerintah pun menggulirkan agenda Net Zero Emision (NZE). Targetnya, NZE terealisasi pada 2060.

Akan tetapi tidak mudah untuk merealisasikan NZE 2060. Butuh berbagai hal yang bisa mendukung program itu tercapai.

Apa saja bentuk dukungannya?

Mengutiip sejumlah sumber, berbagai hal perlu dipersiapkan pemerintah agar target program NZE 2060 terealisasi. Antara lain, berupa kekuatan finansial.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, agar target NZE 2060 terealisasi, Indonesia membutuhkan cuan bernilai fantastis, yakni 1.100 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

"Dana itu untuk menambah pembangkit energi baru-terbarukan (EBT)," tandas Andriah Feby Misna, Direktur Direktur Aneka EBT Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM.

Andriah menjelaskan, kebutuhan dana peruntukannya antara lain, bagi pembangunan pembangkit EBT, yang kebutuhannya 944,6 miliar dolar AS. Sisanya, sambung dia, yakni senilai 113,4 miliar dolar AS untuk membangun sistem transmisi.

Hingga kini, ungkapnya, pemerintah terus melakukan upaya-upaya akselerasi pemanfaatan EBT dalam perbauran energi. Targetnya, sebut dia, yakni pada 2025, sebesar 23 persen.

Satu caranya, ungkap dia, mengaplikasikan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Dalam RUPTL itu, beber dia, hingga 2030, sekitar 51,6 persen energi tambahan bersumber pada EBT atau sekitar 20,9 Giga Watt (GW).

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar