Awas, Nama Anda Dicatut. Cek Sipol Secara Rutin

awas-nama-anda-dicatut-cek-sipol-secara-rutin Antisipasi pencatutan nama, cek Sipol secara rutin.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Demi meraih hasil maksimal, yakni suara terbanyak, tidak tertutup kemungkinan, terjadi kecurangan yang dugaannya, melibatkan partai politik. Misalnya pencatutan nama.

Karena itu, guna mengantisipasi terjadinya kecurangan, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung mulai bergerak.

Satu caranya, Bawaslu Kota Bandung menerapkan pengawasan secara lebih intensif sebelum tahap pertama bergulir yakni mulai 14 Juni 2023. Misalnya, berkenaan dengan pencatutan nama.

Fereddy, Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Kota Bandung, mengakui bahwa dugaan pencatutan nama memang terjadi. Hal itu, jelasnya, berdasarkan informasi dan pengaduan masyarakat.

"Tentu saja, kami tindaklanjuti. Kami berkoordinasi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan segera menghapus nama-nama yang tercatut pada Sipol (Sistem Informasi Partai Politik) level pusat," ucapnya.

Prediksinya, kata dia, kasus pencatutan nama masyarakat oleh oknum-oknum tertentu berpotensi bertambah.

Dalam kasus pencatutan itu, jelasnya, tidak sedikit nama warga umum yang terdaftar pada partai tertentu. Padahal, kata dia, nama-nama yang tercatut itu tidak pernah mendaftar sebagai anggota partai.

Demi terantisipasinya kasus pencatutan, seru Fereddy, pihaknya mengimbau masyarakat agar supaya rutin mengecek aplikasi Sipol.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun berkorespondensi dengan beberapa pihak yang kompeten. Yakni, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Isi surat korenspondensi itu, ucap dia, berupa imbauan agar setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota TNI-Polri mengecek Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada SIpol secara rutin.

Pada sisi lain, tambahnya, pihaknya fokus pada pendaftaran partai politik (parpol) yang berlanjut pada verifikasi aktual.

Pada setiap kecamatan, sambung dia, pihaknya pun melakukan perekrutan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Total perekrutan, kata dia, yakni 90 orang.

Pihaknya pun mempersilakan masyarakat untuk menginformasikan apabila menemukan sejumlah pelanggaran.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar