Di Ciamis, Macan Satroni Perkampungan. Warga Wajib Hati-hati

di-ciamis-macan-satroni-perkampungan-warga-wajib-hati-hati . (Twitter)

PINDAINEWS -- Hingga kini, berbagai jenis dan species hewan buas masih berkliaran di beberapa daerah Indonesia, termasuk Jabar. Satu di antaranya, Kabupaten Ciamis.

Mengutip sejumlah sumber, dugaannya,, entah lodaya (macan kumbang) atau macan loreng, memasuki permukiman penduduk, tepatnya, Desa Sukamaju dan Talangsari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

Indikasi turunnya kucing besar itu karena sejumlah warga kehilangan beberapa ekor ternaknya. Kuat dugaan, dalam satu pekan terakhir, delapan ekor warga dimangsa hewan buas.

Melansir sejumlah sumber, Lili, Kepala Dusun Sukamaju, menduga hewan buas yang memangsa ternak-ternak warga adalah macan yang selama ini, habitatnya berada di kawasan Gunung Sawal.

"Informasinya, kedelapan ternak jenis ayam milik warga itu, dugaannya, dimangsa hewan buas pada 21 dan 23 September 2022.," tandas Lili.
Pada 23 September 2022, kata Lili, Sulaeman yang kehilangan dua ekor ternaknya.

Sedangkan pada 21 September, sambungnya, giliran Aman dan Enceng Dayat, warga Dusun Sukaratu Desa Talagasari yang kehilangan enam ekor ayam.

Kusnadi, Kepala Desa Talagasari, berpendapat, sangat mungkin, hewan buas jenis macan yang memangsa ternak-ternak warga.

Karenanya, seru Kusnadi, pihaknya meminta warga tetap waspada apabila beraktivitas di dalam hutan Gunung Sawal. Pasalnya, di kawsan gunung itu, banyak terdapat jejak macan.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar