Tangkal Korupsi, Bank BJB Sepakati Pakta Integritas BPDPKS

tangkal-korupsi-bank-bjb-sepakati-pakta-integritas-bpdpks Dirut bank bjb, Yuddy Renaldi, teken Pakta Integritas anti-korupsi.. (pindainews/ISTIMEWA)

PINDAINEWS -- Di Indonesia, korupsi menjadi sebuah permasalahan yang cukup akut. Buktinya, banyak kalangan, tidak terkecuali pejabat publik yang terjerat korupsi.

Karenanya, guna menangkal korupsi, sebagai perbankan berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb, sangat berkepentingan untuk mencegah terjadinya aksi korupsi.

Caranya, melalui penandatanganan Pakta Integritas dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), bank bjb menyepakati gerakan anti-korupsi.

Penandatanganan itu menjadi bentuk perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan Bandung ini mendukung dan membentuk iklim bisnis yang positif serta sehat.

Penandatanganan Pakta Integritas oleh Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldy, dan dilakukan Gerakan Kelompok Tani (Gepoktan), dan beberapa pihak lainnya itu berlangsung di Kantor Wilayah Bea Cukai Raya, Jalan Raya Bandara Juanda, Sidoarjo, Jatim, 28 September 2022.

Dalam keterangannya, Yuddy Renaldi mengatakan, penandatanganan yang juga dihadiri Divisi Hubungan Kelembagaan bank bjb, Isa Anwari, CEO Regional V bank bjb, Arris Mirawan, dan Pemimpin Kantor Cabang Surabaya, bank bjb Heru Baharudin, itu mengatakan, agenda itu pun sebagai bagian peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2022.

Yuddy meneruskan, penandatanganan yang digelar Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) itu pun menjadi komitmen pihaknya menjaga integritas.

Juga, lanjutnya, upaya mewujudkan kepuasan seluruh stakeholder mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi.

Yuddy mengemukakan, keterlibatan pihaknya dalam acara yang juga diselingi Expo Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM), Seminar Peran Kemenkeu Satu dalam Pemberdayaan UMKM dan Gerakan Anti Korupsi itu pun  karena perbankan pelat merah ini merupakan mitra BPDPKS.

Kemitraan itu, terangnya, terjalin sejak 22 September 2022, yakni melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Jasa Pelayanan Perbankan. Bentuk kemitraannya, ungkap Yuddy, antara lain, penempatan dana, pembiayaan, program pensiun, payroll service, dan fasilitas lainnya.

Pihaknya, sahut dia, ingin kerja sama ini terus berkembang sehingga jajarannya bisa lebih pro-aktif memberdayakan UMKM melalui pembiayaan kepada para petani, gapoktan, dan lainnya yang dinaungi BPDPKS.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar