Brankas Hadirkan Lisensi Open Source Pertama di Dunia

brankas-hadirkan-lisensi-open-source-pertama-di-dunia . (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS-- Penyedia pelayanan finansial terbuka di Indonesia, Brankas, resmi meluncurkan Brankas Open Core yang berlisensi open source pertama di dunia bagi banking as a service (BaaS) dan open finance.

Melalui Brankas Open Core, Brankas memberikan 8 modul software pelayanan perbankan ritel berbasis API yang siap diimplementasi dan dimodifikasi oleh para pelaku industri keuangan.

Kenneth Shaw, Co-founder dan CTO Brankas, mengatakan bahwa peluncuran produk ini merupakan strategi Brankas untuk terus memperluas jangkauan implementasi open finance di Indonesia.

Selain itu, kehadirannya pun merupakan komitmen Brankas untuk mendukung institusi keuangan dalam menghadirkan pelayanan keuangan lebih inklusif dan menjangkau kelompok masyarakat underbanked atau unbanked.

"Berdasarkan data Google, Temasek, and Bain & Company, saat ini Indonesia menduduki peringkat pertama negara berpopulasi underbanked dan unbanked terbanyak Asia Tenggara, yakni 81 persen total populasi. Kondisi ini membuat peran open finance membantu lembaga keuangan untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah, aman dan terjangkau semakin krusial. Terlebih lisensi open source bagi open finance ini memiliki beberapa keunggulan," ujar Kenneth Shaw dalam keterangan resminya, Kamis (1/12/2022).

Kenneth menyebutkan bahwa open source ini memungkinkan para startup, bank digital dan institusi keuangan lainnya untuk mengembangkan produk dan pelayanan keuangan baru secara cepat dan berbiaya efisien, seraya tetap mempertahankan source code dalam pemrograman masing-masing.

Selain itu, bagi konsumen, lisensi open source ini akan mendorong hadirnya pilihan layanan yang lebih banyak dalam bertransaksi dengan pengalaman pengguna yang lebih seamless.

Hal ini karena penyedia layanan seperti bank hingga fintech memiliki akses yang terbuka untuk menggunakan, memodifikasi, mendistribusikan ulang, hingga berkolaborasi dalam hal produk dan layanan dengan menggunakan Brankas Open Core.

"Open source termasuk strategi utama mendorong adopsi open finance di Indonesia. Brankas Open Core memungkinkan tim kami untuk membangun dan berkontribusi secara adil, merata, dan terbuka bagi developer independen, lembaga keuangan, dan para mitra. Lisensi ini merupakan bentuk investasi kami untuk mendorong tumbuhnya komunitas open source yang lebih besar di Indonesia dan mendorong kemajuan industri keuangan di negara ini,” katanya.

Editor: Haris Pam

Komentar