Semeru Meletus, Ribuan Warga Mengungsi

semeru-meletus-ribuan-warga-mengungsi Semeru meletus, ribuan warga mengungsi.. (net)

PINDAINEWS -- Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah daerah di Indonesia dilanda bencana. Di Jabar, gempa bumi mengguncang dua kabupaten, Cianjur dan Garut.

Di Jatim, gunung tertinggi di Jawa, Semeru, meletus cukup dahsyat. Gunung berketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut itu memuntahkan awan panas.

Catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Minggu (4/12/2022) pukul 02.46 WIB, Semeru erupsi dan memuntahkan awan panas guguran bertinggi kolom erupsi 1.500 meter dari puncak.

Muntahan awan panas guguran tersebut berlangsung hinggga sekitar pukul 06.00 WIB. Jarak luncurnya sejauh 7 kilometer dari puncak yang mengarah Besuk Kobokan.

Berdasarkan hal itu, PVMBG mengubah status Semeru, yang semula Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas). Pada sisi lain, letusan Semeru menyebabkan ribuan warga mengungsi.

Informasinya, mengutip sejumlah sumber, mengacu pada data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 1.979 orang warga mengungsi akibat letusan Semeru.

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB menyatakan, hingga petang ini, terdapat 11 titik pengungsian Semeru. Yakni, Sekolah Dasar Negeri (SDN) IV Supiturang yang menjadi lokasi 266 orang pengungsi.

Lalu, sebanyak 217 jiwa menempati Balai Des Oro-oro Ombo. Kemudian, sebanyak 119 jiwa mengungsi ke SD Negeri II Sumberurip.

Berikunya, sebanyak 228 jiwa menempati titik pengungsian Balai Desa Sumberurip. Sebanyak 131 orang dan 52 orang, menempati lokasi pengungsian pada Balai Desa Penanggal serta Pos Gunung Sawur.

Balai Desa Pasirian menjadi lokasi 216 jiwa pengungsi. Lapangan Candipura ditempati 150 orang pengungsi. Sebanyak 600 orang pengungsi mendiami Kantor Kecamatan Candipuro.

Beberapa desa terdampak guguran awan panas. Di Kecamatan Pranawija, Desa Capiturang dan Deswa Sumberurip yang terdampak. Kemudian, Desa Sumbersari Kecamatan Rowokangkung.

Selanjutnya, dua desa Kecamatan Candipuro, yakni Penanggal dan Sumberwuluh, terdampak awan panas. Satu lainnya, Desa Pasirian Kecamatan Pasirian.

BNPB mengklaim belum ada korban jiwa dalam bencana erupsi Semeru.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar