Fasilitas Baru di Stasiun Bandung: Ruang Tunggu Kereta Feeder KCJB

fasilitas-baru-di-stasiun-bandung-ruang-tunggu-kereta-feeder-kcjb Kereta Cepat Jakarta-Bandung.. (Twitter)

PINDAINEWS -- Ketersediaan fasilitas transportasi yang mumpuni sangat menunjang beragam aktivitas, termasuk menggeliatkan ekonomi.
Karenanya, pemerintah sangat bersemangat menuntaskan berbagai proyek pembangunan infrastruktur dan fasilitas transsportasi, di antaranya, Kerete Feeder (penghubung) pada program Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Berkenaan dengan sejumlah fasilitas pendukung KCJB, Joni Martinus, Vice Preisdent Public Relation PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), mengemukakan, ada dua stasiun di wilayah kerja PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung yang mengalami pembangunan pembangunan fisik prasarana Kereta Feeder KCJB, yakni hall atau ruang tunggu.

"Yakni Stasiun Bandung dan Cimahi. Pembangunan Hall atau Ruang Tunggu KCJB Stasiun Bandung dan Cimahu tuntas 100 persen," tandas Joni Martinus, Senin (5/12/2022).

Selain kedua stasiun itu, lanjutnya, saat ini, masih berlangsung pembanguan ruang tunggu KCJB Stasiun Padalarang, termasuk Park and Ride agar sesuai standar minimum.

Joni Martinus menjelaskan, agar pelayanan KCJB prima dan optimal, selain Kereta Feeder, pihaknya pun memaksimalkan Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek).

“LRT Jabodebek dan Kereta Feeder mempermudah konektivitas masyarakat menuju stasiun KCJB," tutur Joni Martinus.

Melalui LRT Jabodebek, sambungnya, waktu tempuh Stasiun Dukih Atas-Stasiun LRT Jabodebek Halim hanya sektiar 20 menit.

Setibanya di Stasiun Halim, lanjut dia, para penumpang bisa melanjutkan perjalanannya ke Bandung menggunakan KCJB karena memang terintegrasi.

Waktu tempuh KCJB rute Stasiun Halim-Padalarang, sambnugnya, sangat singkat, yakni tidak melebihi 30 menit.

Setibanya di Padalarang, para penumpang bisa menggunakan Kereta Feeder menuju Stasiun Bandung, yang waktu tempuhnya 18 menit.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar