Piala Presiden Bukan Ukuran, Kiper Persib Ungkap 'Luka' di Liga 1 2017

piala-presiden-bukan-ukuran-kiper-persib-ungkap-luka-di-liga-1-2017 Deden M Natshir. (Net)

PINDAINEWS, Bandung - Penjaga gawang Persib Bandung, Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby tak terlalu memikirkan peta persaingan di Liga 1 2019. Kiper yang karib disapa Deden itu menuturkan, hanya fokus pada persiapan tim dan individu dalam menghadapi Liga 1 2019.

Persaingan di Liga 1 terbilang kompetitif. Menurut Deden, sulit memprediksi siapa yang akan menjadi juara. Selalu ada banyak kejutan, karena persaingan di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia itu cukup merata. Sulit memprediksi kekuatan masing-masing tim.

Namun beberapa tim memang patut diwaspadai kiprahnya nanti. Terlebih kesebelasan yang sukses menapak ke semifinal Piala Presiden 2019. Seperti diketahui, Piala Presiden adalah turnamen pramusim yang diikuti oleh semua kontestan Liga 1. Dari turnamen tersebut sedikit banyaknya tim bisa melihat gambaran peta kekuatan di kompetisi nanti.

Deden tak menampik hal tersebut, namun sukses di Piala Presiden tak menjamin prestasi di kompetisi. Contohnya Persib, yang di Piala Presiden 2017 mampu menjadi semifinalis, namun ironisnya di Liga 1 2017 malah babak belur hingga harus puas mengakhiri kompetisi di peringkat ke-13.

"Jadi kita hanya fokus pada persiapan sendiri, pada tim sendiri. Susah juga melihat gambaran kekuatan di Piala Presiden. Bukan jadi patokan juga, karena setiap tim juga bisa berubah. Ini kan pre-season artinya setiap tim masih akan terus berbenah," katanya, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (13/4/2019).

Soal persiapan, Deden mengatakan sejauh ini persiapan timnya sudah cukup bagus menghadapi kompetisi. Selain banyak peningkatan yang dirasakan pemain dalam masa persiapan ini, perlahan namun pasti para pemain juga sudah mulai mengerti keinginan pelatih.

"Ya persiapan kita di liga masih dalam latihan, semua pemain juga sudah mengerti keinginan pelatih dengan antusias dan semangat," pungkasnya.


Editor: Mohamad Taufik

Komentar